Hilangkan Racun Dan Toksin Dengan Puasa
FOTO : ISTIMEWA

Hilangkan Racun Dan Toksin Dengan Puasa

Oleh : Administrator | PU-NEWS.COM | 26 Juni 2014 10:19:49 WIB

PU-NEWS.COM --


Jakarta, PU-News.com



 



Ahli Gizi yang juga menjadi Dosen Fakultas Ekologi, Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Ir Achmad Sulaeman, menghimbau kepada masyarakat terutama umat muslim agar tidak takut sakit dan akan menurun produktivitasnya karena menjalankan pusa di bulan Ramadan mendatang. Pasalnya berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh dirinya dan peneliti asing, terbukti jika berpuasa itu merupakan proses detoksifikasi yang sangat efektif.



"Dalam tubuh kita banyak racun dan toksin mengendap dan mengakibatkan berbagai penyakit, akan tetapi dengan berpuasa maka racun dan toksin ini bisa hilang," kata dia.



Menurutnya, bahkan dengan kondisi manusia berpuasa dapat menekan jumlah radikal bebas, membersihkan lambung dan usus, memperbaiki fungsi hati, melancarkan aliran darah, meningkatkan imunitas, menjernihkan pikiran bahkan dengan berpuasa juga dapat menstabilkan emosi. "Karena, nafsu yang timbul dalam diri manusia semua bersumber pada energi yang dihasilkan oleh makanan, dan racun-racun dalam tubuh," kata dia.



Untuk itu, kata Sulaeman, untuk menghilangkan semua racun tersebut, dalam satu tahun dianjurkan untuk berpuasa selama 30 hingga 40 hari dalam satu tahun, "Dengan puasa selama 30 hari dapat membuang racun yang menumpuk di dalam tubuh yang berasal dari sisa makanan, sisa metabolisme tubuh, polusi, obat-obatan, hingga aktivitas otak, yang mengendap dalam tubuh kita," kata dia.



*****fachaoi 


Komentar Berita

PU Terkini
Titik Nol Jalan Daendels di Area Mercusuar Anyer

Senin, 27 November 2017 - 10:38:29 WIB

Titik Nol Jalan Daendels di Area Mercusuar Anyer

Alat Orthopedi Berbasis Magnesium Dikembangkan Mahasiswa ITS

Kamis, 05 Oktober 2017 - 09:16:29 WIB

Alat Orthopedi Berbasis Magnesium Dikembangkan Mahasiswa ITS

Surabaya, PU-News.com Seseorang yang mengalami patah tulang, biasanya memasang alat orthopedi atau alat fiksasi agar bisa tersambung kembali. Namun, bahan-bahan dari alat tersebut tak jarang tidak ramah lingkungan dan relatif mahal. Bermula dari kondisi itu, dua mahasiswa Departemen Kimia

Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Jumat, 25 Agustus 2017 - 14:43:18 WIB

Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Surabaya, PU-News.com Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berhasil mengembangkan mobil balap Sapu Angin Speed 5. Mobil terbaru dari generasi sebelumnya itu akan diikutkan dalam Student Formula Japan (SFJ) di Jepang pada 5-9 September 2017. Sapu Angin 5 diluncurkan oleh Rektor ITS,

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

Kamis, 03 Agustus 2017 - 10:23:00 WIB

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

PU-News.com Mulai tanggal 3 Agustus 2017 pukul 00.00 WIB, Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 Gempol-Rembang Segmen Gempol-Bangil (Gempol Junction-Bangil) memasuki masa uji coba. Pembukaan ini dilakukan setelah terbitnya Sertifikat Laik Operasi (SLO) nomor: JL.03.04-P/266 tanggal 31 Juli 2017