Dampak Beban Truk Yang Overload Di Jalan Tol
FOTO : ISTIMEWA

Dampak Beban Truk Yang Overload Di Jalan Tol

Oleh : Administrator | PU-NEWS.COM | 05 Juni 2014 15:03:39 WIB

PU-NEWS.COM --


Jakarta, PU-News.com



PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) selaku pengelola jalan tol Ir. Wiyoto Wiyono Msc menyatakan sangat penting melakukan sosialisasi penertiban kendaraan angkutan berat overload di jalan tol. Pasalnya banyak dampak negatif yang akan ditimbulkan jika kendaraan berat ini masih diperbolehkan masuk kedalam tol. "Kebayang enggak, kalau lihat kendaraan berat yang besar melebihi kapasitasnya sehingga as rodanya patah karena tidak kuat menahan beban dan itu terjadi di jalan tol kami," ucap Direktur Operasi CMNP Suarmin Tioniwar saat konfrensi pers dikantornya, Jakarta, Kamis (5/6/2014).



Dia menambahkan, efek yang ditimbulkan bukan hanya macet saja di jalan tol tapi membahayakan pengguna kendaraan lain seperti akan menyenggol kendaraan lain disisi kiri maupun kanan jalan karena miring atau oleng. "Itu juga bisa kena pembatas jalan, yang paling parah itu bisa kendaraan itu terguling atau terbalik. Impactnya 3-4 jam jalanan makin macet ditutup untuk evakuasi, dua jalur akan ditutup," tegas dia.



Dia menjelaskan, kendaraan overload bisa terindikasi dari beberapa ciri antara lain kendaraan laju kendaraan lambat yakni hanya 60 km/jam dalam kondisi lancar, kendaraan miring karena kelebihan muatan dan tata cara pemuatan tidak baik. Akibat mengangkut muatan yang berlebih, tak sedikit kendaraan tersebut yang rusak dan bermasalah.



Selain itu dampak yang ditimbulkan adalah jalan bergelombang dan tidak membuat nyaman pengguna lain. Dirinya pun mengaku sebagai pengelola jalan tol sangat risih dengan jalan yang bergelombang dan rusak. "Pas lewat banyak komplain, kok banyak lubangnya, kan enggak ujan, jalannya ga rata. Itu efeknya karena overload juga, itu enggak nyaman," pungkasnya. 



*****djoteddy 


Komentar Berita

PU Terkini
Alat Orthopedi Berbasis Magnesium Dikembangkan Mahasiswa ITS

Kamis, 05 Oktober 2017 - 09:16:29 WIB

Alat Orthopedi Berbasis Magnesium Dikembangkan Mahasiswa ITS

Surabaya, PU-News.com Seseorang yang mengalami patah tulang, biasanya memasang alat orthopedi atau alat fiksasi agar bisa tersambung kembali. Namun, bahan-bahan dari alat tersebut tak jarang tidak ramah lingkungan dan relatif mahal. Bermula dari kondisi itu, dua mahasiswa Departemen Kimia

Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Jumat, 25 Agustus 2017 - 14:43:18 WIB

Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Surabaya, PU-News.com Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berhasil mengembangkan mobil balap Sapu Angin Speed 5. Mobil terbaru dari generasi sebelumnya itu akan diikutkan dalam Student Formula Japan (SFJ) di Jepang pada 5-9 September 2017. Sapu Angin 5 diluncurkan oleh Rektor ITS,

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

Kamis, 03 Agustus 2017 - 10:23:00 WIB

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

PU-News.com Mulai tanggal 3 Agustus 2017 pukul 00.00 WIB, Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 Gempol-Rembang Segmen Gempol-Bangil (Gempol Junction-Bangil) memasuki masa uji coba. Pembukaan ini dilakukan setelah terbitnya Sertifikat Laik Operasi (SLO) nomor: JL.03.04-P/266 tanggal 31 Juli 2017

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Selasa, 11 Juli 2017 - 15:59:48 WIB

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Hari ini, Selasa (11/07/2017) sidang gugatan Kaharudin Latif kepada Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli dan saksi fakta. Saksi ahli adalah Dekan Fakultas Hukum

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Jumat, 07 Juli 2017 - 15:52:36 WIB

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Gambar di atas adalah bukti bahwa Sertipikat Hak Milik (SHM) No. 5160/Cipedak, SHM No. 5161/Cipedak, SHM No. 5162/Cipedak, dan SHM No. 5163/Cipedak mempunyai dasar GIRIK C No. 1131 PERSIL No. 172 BLOK S II. Dalam kasus gugatan Kaharudin