Dibawah Kepimpinan Jokowi, Pendapatan DKI Naik Rp 31 Triliun dalam Setahun
FOTO : ISTIMEWA

Dibawah Kepimpinan Jokowi, Pendapatan DKI Naik Rp 31 Triliun dalam Setahun

Oleh : Administrator | PU-NEWS.COM | 17 Maret 2014 13:35:56 WIB

PU-NEWS.COM --


Jakarta, PU-News.com



Menteri Keuangan Chatib
Basri mengapresiasi capaian ekonomi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dia
mengatakan, pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2012 mencapai Rp 41
triliun, naik menjadi Rp 72 triliun pada masa kepemimpinan Joko Widodo. Naik
Rp 31 triliun dalam setahun. Ruang dari potensi pajak bisa jauh lebih
besar," kata Chatib, dalam sambutan penandatanganan kerja sama antara
Ditjen Pajak Kemenkeu dan Pemprov DKI Jakarta, di Balaikota Jakarta,
Senin (17/3/2014).



"Kalau Pak Jokowi dan Pak Basuki bisa mencapai
Rp 100 triliun dalam dua-tiga tahun lagi, itu sesuatu yang sangat luar
biasa," kata dia lagi. Dia menambahkan, DKI memiliki potensi
pajak yang amat besar. Namun, hal itu belum bisa dioptimalkan lantaran
sejumlah kendala. Potensi pajak yang ada di Jakarta antara lain pajak
orang pribadi. Ini, kata dia, perlu dioptimalisasi, mengingat sumber
penerimaan pajak tidak lagi hanya bisa mengandalkan tambang dan
komoditas.



Tahun lalu, ketika harga komoditas turun, penerimaan
pajak juga terganggu. Demikian juga dengan larangan ekspor, hal ini
diperhitungkan akan menurunkan penerimaan pajak sekitar Rp 6 triliun per
tahun. Kita tidak mungkin bertahan pada sumber itu-itu saja.
Ada potensi pajak UKM di Jakarta, yang dalam 3 bulan ini mencapai Rp 450
miliar. Memang masih kecil. Namun, saya bilang ke Pak Fuad (Dirjen
Pajak Fuad Rahmany), lebih baik Rp 450 miliar, daripada nol," sebut
mantan Kepala BKPM itu.



*****djoteddy


Komentar Berita

PU Terkini
Alat Orthopedi Berbasis Magnesium Dikembangkan Mahasiswa ITS

Kamis, 05 Oktober 2017 - 09:16:29 WIB

Alat Orthopedi Berbasis Magnesium Dikembangkan Mahasiswa ITS

Surabaya, PU-News.com Seseorang yang mengalami patah tulang, biasanya memasang alat orthopedi atau alat fiksasi agar bisa tersambung kembali. Namun, bahan-bahan dari alat tersebut tak jarang tidak ramah lingkungan dan relatif mahal. Bermula dari kondisi itu, dua mahasiswa Departemen Kimia

Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Jumat, 25 Agustus 2017 - 14:43:18 WIB

Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Surabaya, PU-News.com Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berhasil mengembangkan mobil balap Sapu Angin Speed 5. Mobil terbaru dari generasi sebelumnya itu akan diikutkan dalam Student Formula Japan (SFJ) di Jepang pada 5-9 September 2017. Sapu Angin 5 diluncurkan oleh Rektor ITS,

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

Kamis, 03 Agustus 2017 - 10:23:00 WIB

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

PU-News.com Mulai tanggal 3 Agustus 2017 pukul 00.00 WIB, Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 Gempol-Rembang Segmen Gempol-Bangil (Gempol Junction-Bangil) memasuki masa uji coba. Pembukaan ini dilakukan setelah terbitnya Sertifikat Laik Operasi (SLO) nomor: JL.03.04-P/266 tanggal 31 Juli 2017

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Selasa, 11 Juli 2017 - 15:59:48 WIB

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Hari ini, Selasa (11/07/2017) sidang gugatan Kaharudin Latif kepada Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli dan saksi fakta. Saksi ahli adalah Dekan Fakultas Hukum

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Jumat, 07 Juli 2017 - 15:52:36 WIB

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Gambar di atas adalah bukti bahwa Sertipikat Hak Milik (SHM) No. 5160/Cipedak, SHM No. 5161/Cipedak, SHM No. 5162/Cipedak, dan SHM No. 5163/Cipedak mempunyai dasar GIRIK C No. 1131 PERSIL No. 172 BLOK S II. Dalam kasus gugatan Kaharudin