Bukan Tak Mungkin Topan Haiyan Menghantam Indonesia
FOTO : ISTIMEWA

Bukan Tak Mungkin Topan Haiyan Menghantam Indonesia

Oleh : Administrator | PU-NEWS.COM | 25 November 2013 14:29:04 WIB

PU-NEWS.COM --


Tokyo, PU-News.com



Pukulan super taifun No.30 atau dikenal dengan nama Haiyan atau
Yolanda yang pekan lalu menghantam provinsi Samar, Leyte dan Bohol
tanggal 8 November lalu bukan tidak mungkin menghantam Indonesia juga
atau ke Utara menghantam Taiwan. "Super taifun yang menghantam Filipina tersebut bukan tidak mungkin akan menghantam Indonesia juga, selatan
Filipina, seperti Kalimantan Surawesi Maluku, atau bisa juga menghantam
Taiwan," demikian diungkapkan  DR. Eng. Tomoya Shibayama, Profesor
Universitas Waseda, Tokyo.



Gerakan taifun sama sekali tak bisa diprediksi. Bisa ke utara Filipina di masa mendatang ini, atau bisa pula ke selatannya yang akan mengenai
sekitar kalimantan, Sulawesi utara dan maluku. Belum ada yang bisa
mengetahui kapan hal itu akan datang, tambahnya. Diakuinya, tidak
ada yang bisa memprediksi secara tepat kapan taifun akan datang, "Tapi
kalau sudah terbentuk mata taifun, bisa diprediksi kira-kira ke mana dia
akan berjalan. Itu pun juga masih belum bisa ada kepastian ke mana dia
pastinya akan menghantam di hari berikutnya seperti taifun yang
diperkirakan akan menghantam Tokyo belum lama ini ternyata malah lari ke
timur menjauh dari Kanto (Tokyo dan sekitarnya). Jadi sulit memang
memprediksi secara tepat taifun, gejala alam ini," paparnya.



Di
Tokyo sendiri apabila taifun menghantam ibu kota Jepang ini, maka daerah
yang paling  hancur nantinya dan air laut bisa pasang sampai 1,5 meter
serta banjir masuk ke tengah Tokyo terutama daerah Koto-ku bisa mencapai
5 meter, "Jadi kalau kita berada di lantai tiga barulah selamat. Itu
pun juga mungkin masuk masuk air bah tersebut," tambahnya. Daerah
Koto-ku meliputi Kameido, Etchujima, Shiomi, Shin-kiba, Toyocho,
Minami-sunamachi, Toyosu, Tatsumi, Sumiyoshi, Kiyosumi-shirakawa,
Morishita,  Monzen-nakacho, Shinonome, Kokusai-tenjijo, Tokyo Teleport
Station, Fune-no-kagakukan, Telecom Center, Aomi, Ariake Station,
Shin-toyosu,  Toyosu Station.



Pemanasan global dewasa ini mempengaruhi pemunculan taifun tersebut. Apabila taifun serupa di Filipina itu menghantam Tokyo maka sekitar 7000 orang diperkirakan meninggal dan puluhan ribu orang terpaksa harus mengungsi. Kerugian
di Tokyo dan sekitarnya bisa mencapai sekitar 7500 miliar dolar AS.
Untuk membangun kembali dibutuhkan sekitar 12 miliar dolar AS. Sedangkan
daerah Kanagawa seperti Yokohama dan sekitarnya bisa merugi sekitar 432
miliar dollar AS dan untuk membangun kembali (biaya konstruksi)
dibutuhkan sekitar 27 miliar dolar AS.



Untuk menghadapi taifun dan
perembesan air laut bisa mencapai 5 meter masuk ke dalam kota Tokyo,
Shibayama menyarankan pembuatan tembok-tembok tinggi di tempat-tempat
tertentu yang rawan banjir dan masuknya air laut tersebut dengan tinggi
sedikitnya tiga meter. Itu pun juga mungkin masih kurang tinggi,
tambahnya.



Daerah Kanto (Tokyo dan sekitarnya) memang dalam waktu
dekat diramalkan para ahli akan dihantam gempa buku dan atau taifun yang
membahayakan. Tetapi kapan bencana alam ini akan tiba, tidak ada satu
ahli Jepang yang bisa memastikan kedatangan bencana tersebut. Membuat
simulasi dan prediksi memang bisa, tetapi kepastian ternyata masih sulit
diramalkan mereka, demikian ungkap Shibayama pula, "Sulit mengetahui
kapan taifun akan datang ke sebuah tempat, meskipun sudah muncul mata
taifun sekali pun."



*****MRJ


Komentar Berita

PU Terkini
Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Jumat, 25 Agustus 2017 - 14:43:18 WIB

Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Surabaya, PU-News.com Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berhasil mengembangkan mobil balap Sapu Angin Speed 5. Mobil terbaru dari generasi sebelumnya itu akan diikutkan dalam Student Formula Japan (SFJ) di Jepang pada 5-9 September 2017. Sapu Angin 5 diluncurkan oleh Rektor ITS,

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

Kamis, 03 Agustus 2017 - 10:23:00 WIB

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

PU-News.com Mulai tanggal 3 Agustus 2017 pukul 00.00 WIB, Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 Gempol-Rembang Segmen Gempol-Bangil (Gempol Junction-Bangil) memasuki masa uji coba. Pembukaan ini dilakukan setelah terbitnya Sertifikat Laik Operasi (SLO) nomor: JL.03.04-P/266 tanggal 31 Juli 2017

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Selasa, 11 Juli 2017 - 15:59:48 WIB

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Hari ini, Selasa (11/07/2017) sidang gugatan Kaharudin Latif kepada Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli dan saksi fakta. Saksi ahli adalah Dekan Fakultas Hukum

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Jumat, 07 Juli 2017 - 15:52:36 WIB

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Gambar di atas adalah bukti bahwa Sertipikat Hak Milik (SHM) No. 5160/Cipedak, SHM No. 5161/Cipedak, SHM No. 5162/Cipedak, dan SHM No. 5163/Cipedak mempunyai dasar GIRIK C No. 1131 PERSIL No. 172 BLOK S II. Dalam kasus gugatan Kaharudin

Perlu Dipertanyakan, Pernyataan BPN Yang Mengatakan Ada Tumpang Tindih

Senin, 19 Juni 2017 - 12:18:52 WIB

Perlu Dipertanyakan, Pernyataan BPN Yang Mengatakan Ada Tumpang Tindih

Seri Kasus Tanah Warung Silah : Jakarta, PU-News.com Dua sertifikat diatas membuktikan kepemilikan tanah atas nama Armina Scherazade tidak tumpang tindih dengan kepemilikan tanah atas nama Kaharudin Latif, yang dalam hal ini sebagai penggugat terhadap Kepala Kantor Pertanahan Kota