Tol Cisumdawu, Diharapkan Makin Hidupkan Perekonomian Jawa Barat
FOTO : ISTIMEWA

Tol Cisumdawu, Diharapkan Makin Hidupkan Perekonomian Jawa Barat

Oleh : Administrator | PU-NEWS.COM | 23 Oktober 2013 10:35:55 WIB

PU-NEWS.COM --


Bandung, PU-News.com



Saat ini sedang dibangun jalan
tol di Jawa Barat bagian selatan yaitu Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan).
Dimulai dari Cileunyi yang merupakan ujung tol Jakarta-Bandung, ke arah
Sumedang dan Dawuan. Tol ini rencananya adalah sebagai akses langsung dari
Bandung ke Cirebon.



Menurut Ir. Subagus Dwi Nurjaya, MSc
selaku Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan Cisumdawu,
pertimbangan dibangunnya ruas jalan Tol Cisumdawu adalah karena sesuai tata
ruang nasional kota Jakarta-Bandung-Cirebon merupakan PKN (Pusat Kegiatan
Nasional) sehingga perlu adanya akses langsung pada ketiga kota tersebut. Ruas
jalan tol Jakarta-Bandung sudah terbangun, sehingga perlu diteruskan lagi
pembangunan ruas jalan tol Bandung – Cirebon.  



Dijelaskan Subagus,  jalan Tol Cisumdawu  dibangun melintas di wilayah perbukitan
sehingga hal ini merupakan tantangan yang menarik dalam pelaksanaannya.
Sepanjang 0.5 kilometer pada ruas tol ini harus dibuat terowongan yang menembus
bukit. Kemiringan badan jalan sudah sangat cermat diperhitungkan sehingga
memenuhi rasio standar kemiringan jalan tol maksimal sebesar 5 persen. Aspek
keselamatan juga sudah disiapkan dimana pada jalur tanjakan dan turunan sudah
disiapkan area untuk penyelamatan bagi kemungkinan kendaraan yang mempunyai
masalah rem blong.



Dengan dibangunnya ruas jalan Tol
Cisumdawu ini diharapkan potensi ekonomi masyarakat setempat akan meningkat
dengan optimal. Daerah Sumedang dan sekitarnya yang merupakan daerah persawahan
pertama (selain Karawang) yang dahulunya dibuka oleh Sultan Agung dari Mataram
yang semula  diperuntukan sebagai sumber
logistik pada saat penyerbuan ketiga Mataram ke VOC di Batavia setelah gagal
pada 2 penyerbuan sebelumnya . Daerah Sumedang pun dulunya merupakan daerah
yang dipilih oleh Daendels (1809-1811) menjadi bagian jalan dari Anyer –
Penarukan tepatnya pada ruas Jakarta – Bogor – Cianjur – Bandung – Sumedang –
Majalengka - Cirebon.



Subagus berharap bahwa
pelaksanaan pembangunan ruas jalan Tol Cisumdawu yang direncanakan akan selesai
secara keseluruhan pada tahun 2016 nanti, akan mampu menghidupkan perekonomian
di Jawa Barat.



*****djoteddy/SBR



Komentar Berita

PU Terkini
Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Jumat, 25 Agustus 2017 - 14:43:18 WIB

Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Surabaya, PU-News.com Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berhasil mengembangkan mobil balap Sapu Angin Speed 5. Mobil terbaru dari generasi sebelumnya itu akan diikutkan dalam Student Formula Japan (SFJ) di Jepang pada 5-9 September 2017. Sapu Angin 5 diluncurkan oleh Rektor ITS,

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

Kamis, 03 Agustus 2017 - 10:23:00 WIB

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

PU-News.com Mulai tanggal 3 Agustus 2017 pukul 00.00 WIB, Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 Gempol-Rembang Segmen Gempol-Bangil (Gempol Junction-Bangil) memasuki masa uji coba. Pembukaan ini dilakukan setelah terbitnya Sertifikat Laik Operasi (SLO) nomor: JL.03.04-P/266 tanggal 31 Juli 2017

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Selasa, 11 Juli 2017 - 15:59:48 WIB

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Hari ini, Selasa (11/07/2017) sidang gugatan Kaharudin Latif kepada Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli dan saksi fakta. Saksi ahli adalah Dekan Fakultas Hukum

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Jumat, 07 Juli 2017 - 15:52:36 WIB

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Gambar di atas adalah bukti bahwa Sertipikat Hak Milik (SHM) No. 5160/Cipedak, SHM No. 5161/Cipedak, SHM No. 5162/Cipedak, dan SHM No. 5163/Cipedak mempunyai dasar GIRIK C No. 1131 PERSIL No. 172 BLOK S II. Dalam kasus gugatan Kaharudin

Perlu Dipertanyakan, Pernyataan BPN Yang Mengatakan Ada Tumpang Tindih

Senin, 19 Juni 2017 - 12:18:52 WIB

Perlu Dipertanyakan, Pernyataan BPN Yang Mengatakan Ada Tumpang Tindih

Seri Kasus Tanah Warung Silah : Jakarta, PU-News.com Dua sertifikat diatas membuktikan kepemilikan tanah atas nama Armina Scherazade tidak tumpang tindih dengan kepemilikan tanah atas nama Kaharudin Latif, yang dalam hal ini sebagai penggugat terhadap Kepala Kantor Pertanahan Kota