MOU Penggunaan Tanah Antara TNI AU - Kementerian PU - Pemprov DKI Untuk Normalisasi Kali Sunter
FOTO : ISTIMEWA

MOU Penggunaan Tanah Antara TNI AU - Kementerian PU - Pemprov DKI Untuk Normalisasi Kali Sunter

Oleh : Administrator | PU-NEWS.COM | 09 September 2013 14:47:09 WIB

PU-NEWS.COM --


Jakarta,
PU-News.com



 



Kementerian
Pekerjaan Umum RI melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung – Cisadane sangat
mendukung usaha Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengatasi banjir di
wilayah Ibukota, salah satunya dengan program Normalisasi Kali Sunter. Luas
daerah aliran sungai untuk normalisasi Kali Sunter sebesar 73.1 kilometer
dengan panjang sungai yang ditangani 18.1 kilometer dimana lebar sungai
eksisting adalah 7 meter dan direncanakan diperlebar menjadi 20 meter, demikian
dikatakan Ir. Bastari selaku Kepala Bidang Pelaksanaan BBWS Ciliwung –
Cisadane.



 



Menurut Bastari, dalam perencanaan kegiatan
ini terdapat lahan milik TNI AU yang terkena Normalisasi Kali Sunter sebanyak 3
(tiga) area dimana 2 lokasi berada di sisi Tol Cikampek dan 1 lokasi di daerah
Radar dengan total luas lahan 58.981,26 m2 sepanjang 3.2 kilometer.
Tetapi hal tersebut telah diselesaikan dengan dukungan sepenuhnya dari TNI AU
dengan ditandatanganinya Kesepakatan Bersama (MOU) antara TNI Angkatan Udara dengan
Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tentang
penggunaan tanah Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara/Pangkalan TNI AU
Halim Perdana Kusuma untuk Normalisasi Kali Sunter.



 



Dijelaskan
Bastari bahwa prinsip - prinsip kesepakatan bersama tersebut berisi antara lain
TNI AU mengizinkan penggunaan/pemanfaatan 
lahan untuk Normalisasi Kali Sunter oleh Kementerian PU sepanjang 3,2
km’ seluas 5,9 ha, TNI AU menerima hibah bangunan dari Provinsi DKI
Jakarta  yang akan diatur lebih lanjut
dalam perjanjian kerjasama sesuai ketentuan perundang-undangan, Kementerian PU melakukan
perencanaan, pelaksanaan konstruksi mormalisasi kali sunter dan pemeliharaan
kali sunter, Pemprov DKI Jakarta membiayai dan menyelesaikan permasalahan lahan
yang terkait dengan Normalisasi Kali Sunter dan Pemprov DKI Jakarta wajib
menerbitkan trase kali sunter dan membantu penertiban perizinan lainnya.



 



*****djoteddy



Komentar Berita

PU Terkini
Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Jumat, 25 Agustus 2017 - 14:43:18 WIB

Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Surabaya, PU-News.com Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berhasil mengembangkan mobil balap Sapu Angin Speed 5. Mobil terbaru dari generasi sebelumnya itu akan diikutkan dalam Student Formula Japan (SFJ) di Jepang pada 5-9 September 2017. Sapu Angin 5 diluncurkan oleh Rektor ITS,

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

Kamis, 03 Agustus 2017 - 10:23:00 WIB

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

PU-News.com Mulai tanggal 3 Agustus 2017 pukul 00.00 WIB, Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 Gempol-Rembang Segmen Gempol-Bangil (Gempol Junction-Bangil) memasuki masa uji coba. Pembukaan ini dilakukan setelah terbitnya Sertifikat Laik Operasi (SLO) nomor: JL.03.04-P/266 tanggal 31 Juli 2017

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Selasa, 11 Juli 2017 - 15:59:48 WIB

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Hari ini, Selasa (11/07/2017) sidang gugatan Kaharudin Latif kepada Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli dan saksi fakta. Saksi ahli adalah Dekan Fakultas Hukum

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Jumat, 07 Juli 2017 - 15:52:36 WIB

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Gambar di atas adalah bukti bahwa Sertipikat Hak Milik (SHM) No. 5160/Cipedak, SHM No. 5161/Cipedak, SHM No. 5162/Cipedak, dan SHM No. 5163/Cipedak mempunyai dasar GIRIK C No. 1131 PERSIL No. 172 BLOK S II. Dalam kasus gugatan Kaharudin

Perlu Dipertanyakan, Pernyataan BPN Yang Mengatakan Ada Tumpang Tindih

Senin, 19 Juni 2017 - 12:18:52 WIB

Perlu Dipertanyakan, Pernyataan BPN Yang Mengatakan Ada Tumpang Tindih

Seri Kasus Tanah Warung Silah : Jakarta, PU-News.com Dua sertifikat diatas membuktikan kepemilikan tanah atas nama Armina Scherazade tidak tumpang tindih dengan kepemilikan tanah atas nama Kaharudin Latif, yang dalam hal ini sebagai penggugat terhadap Kepala Kantor Pertanahan Kota