Mudik 2017, Tiga Ruas Tol Trans Jawa Bisa Dilewati
FOTO : ISTIMEWA

Mudik 2017, Tiga Ruas Tol Trans Jawa Bisa Dilewati

Oleh : Administrator | PU-NEWS.COM | 09 Januari 2017 11:23:14 WIB

PU-NEWS.COM -- Semarang, PU-News.com

Meski belum selesai pembangunannya, tiga ruas jalan tol yang menghubungkan Jakarta-Semarang bisa difungsionalkan atau dilalui pemudik pada Lebaran 2017, tepatnya Juni mendatang. Ketiga ruas jalan tol yang masuk dalam jaringan Tol Trans Jawa tersebut yakni tol Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang dan Batang-Semarang.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Sumber Mitra Jaya sepakat untuk menjaga ritme pekerjaan agar bisa selesai tepat waktu. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berharap, ketiga tol tersebut dapat mengurangi kemacetan arus mudik lebaran tahun ini. "Kunjungan kali ini tujuannya untuk meyakinkan mudik 2017 akan bisa tembus tidak hanya sampai ke Pemalang tapi akan bisa sampai ke Ngaliyan, Semarang," ujar Basuki usai melakukan kunjungan ke ruas tol Pemalang-Batang dan Batang-Semarang, Sabtu (7/1/2017).

Walaupun dikatakan fungsional, tutur Basuki, namun jalan tersebut sudah dilapisi beton. Secara keseluruhan, berdasarkan aspek prasarana, mudik tahun ini diklaim bisa lebih baik dari tahun lalu. Dengan fungsionalnya Jalan Tol Trans Jawa dari Jakarta sampai Semarang, alternatif untuk rekayasa lalu lintas semakin banyak. "Kalau nanti di Ngaliyan itu berfungsi arus dapat terpecah di Brebes, untuk langsung menuju Purwokerto," sebut Basuki.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini progres konstruksi pembangunan ruas Jalan Tol Pejagan-Pemalang seksi 3 dan 4 sudah mencapai 57,25 persen dan pembebasan lahannya 98 persen. Jalan tersebut ditargetkan rampung keseluruhan pada Desember 2017, namun diharapkan secara fungsional dapat dilalui pada arus mudik tahun ini.

Seperti diketahui jalan tol Pejagan-Pemalang dirancang sepanjang 57,5 kilometer dan terdiri dari 4 seksi. Untuk seksi 1 dan 2 hingga keluar Brebes Timur telah dioperasikan pada Juni 2016 lalu. Sedangkan untuk ruas Tol Pemalang-Batang memiliki panjang 39 kilometer, meskipun memiliki target beroperasi Desember 2018, Basuki juga menargetkan dapat fungsional pada musim mudik kali ini.

"Jalan Tol Pemalang-Batang sepanjang 39 kilometer, ada beberapa kilometer yang kualitas tanahnya sulit, istilahnya soft soil, sehingga perlu treatment. Kami sudah disepakati dilakukan dengan metode vacuum," tambah Basuki. Ia juga mengatakan, pada akhir Januari nanti penanganan vacuum tersebut akan diperiksa kembali perkembangannya apakah bisa selesai atau tidak. Apabila tidak selesai, akan dicari solusi lainnya sehingga saat musim mudik 2017 tetap dapat berfungsi.

Saat ini progres konstruksi ruas Tol Pemalang-Batang mencapai 6,63 persen dan pembebasan lahan 80,80 persen.
Sedangkan ruas Tol Batang-Semarang yang mulai dibangun pada April 2016, di beberapa lokasi sudah dapat dilalui.
Dengan demikian, meski ditargetkan baru akan beroperasi pada Desember 2018, namun pada arus mudik tahun ini sudah fungsional dan dapat dilalui. Ruas yang memiliki panjang 75 kilometer tersebut, terdiri dari 5 seksi. Progres konstruksinya telah mencapai 10,95 persen dan pembebasan lahan mencapai 65,15 persen.

*****djoteddy

Komentar Berita

PU Terkini
Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Jumat, 25 Agustus 2017 - 14:43:18 WIB

Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Surabaya, PU-News.com Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berhasil mengembangkan mobil balap Sapu Angin Speed 5. Mobil terbaru dari generasi sebelumnya itu akan diikutkan dalam Student Formula Japan (SFJ) di Jepang pada 5-9 September 2017. Sapu Angin 5 diluncurkan oleh Rektor ITS,

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

Kamis, 03 Agustus 2017 - 10:23:00 WIB

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

PU-News.com Mulai tanggal 3 Agustus 2017 pukul 00.00 WIB, Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 Gempol-Rembang Segmen Gempol-Bangil (Gempol Junction-Bangil) memasuki masa uji coba. Pembukaan ini dilakukan setelah terbitnya Sertifikat Laik Operasi (SLO) nomor: JL.03.04-P/266 tanggal 31 Juli 2017

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Selasa, 11 Juli 2017 - 15:59:48 WIB

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Hari ini, Selasa (11/07/2017) sidang gugatan Kaharudin Latif kepada Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli dan saksi fakta. Saksi ahli adalah Dekan Fakultas Hukum

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Jumat, 07 Juli 2017 - 15:52:36 WIB

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Gambar di atas adalah bukti bahwa Sertipikat Hak Milik (SHM) No. 5160/Cipedak, SHM No. 5161/Cipedak, SHM No. 5162/Cipedak, dan SHM No. 5163/Cipedak mempunyai dasar GIRIK C No. 1131 PERSIL No. 172 BLOK S II. Dalam kasus gugatan Kaharudin

Perlu Dipertanyakan, Pernyataan BPN Yang Mengatakan Ada Tumpang Tindih

Senin, 19 Juni 2017 - 12:18:52 WIB

Perlu Dipertanyakan, Pernyataan BPN Yang Mengatakan Ada Tumpang Tindih

Seri Kasus Tanah Warung Silah : Jakarta, PU-News.com Dua sertifikat diatas membuktikan kepemilikan tanah atas nama Armina Scherazade tidak tumpang tindih dengan kepemilikan tanah atas nama Kaharudin Latif, yang dalam hal ini sebagai penggugat terhadap Kepala Kantor Pertanahan Kota