Perubahan Kawasan Grogol Di Musim Penghujan Dibanding 2 Tahun Lalu
FOTO : ISTIMEWA

Perubahan Kawasan Grogol Di Musim Penghujan Dibanding 2 Tahun Lalu

Oleh : Administrator | PU-NEWS.COM | 18 Februari 2016 10:17:07 WIB

PU-NEWS.COM -- Jakarta, PU-News.com

Kawasan Grogol, Jakarta Barat, khususnya di sekitar kampus Trisakti, tidak lagi sama seperti dua tahun lalu. Kini, tidak tampak genangan air di kawasan tersebut setelah hujan deras mengguyur Jakarta pada Rabu (17/2/2016) pagi.
Arus lalu lintas di kawasan tersebut pada Rabu pagi pun terlihat lancar dan tidak terganggu karena genangan.
Kondisi ini berbeda dengan kondisi kawasan tersebut pada 2014. Kompas.com sempat mengabadikan gambar kawasan itu pada Januari dan Februari 2014. Tampak genangan air menutupi ruas jalan setelah hujan.

Seorang mahasiswa Trisakti, Malvin, menyampaikan bahwa genangan air juga masih terlihat di kawasan Grogol pada 2015. Ketika itu, kata Malvin, jalan di sekitar kampusnya sempat terendam air. "Bahkan, pihak kampus sampai meliburkan perkuliahan," kata dia di depan kampus Trisakti, Jalan Letjen S Parman, Grogol, Jakarta Barat, Rabu. Pihak Trisakti ketika itu sempat meliburkan mahasiswanya karena kampusnya digenangi air. Akses menuju Grogol pun seolah terputus karena genangan air menutupi jalan.

Namun, menurut Malvin, kini kawasan tersebut tidak lagi digenangi air. Saluran air dan kali di wilayah tersebut sering dibersihkan dari sampah oleh petugas kebersihan. "Sering lihat petugas bersihin sampah di kali dan got. Jadi air jalannya lancar, enggak sampai meluap ke jalan," ucapnya. Hal itu juga dibenarkan Thoib, pengusaha warung makan yang berada di Jalan Kyai Tapa, Petamburan, Jakarta Barat. Walaupun akhir-akhir ini sering dilanda hujan, menurut dia, tidak ada genangan di ruas jalan tersebut. Sementara itu, tahun sebelumnya, warung makan Thoib sempat dimasuki air. "Tahun kemarin sih warung saya sampai masuk air semata kaki. Tahun ini sih enggak. Di jalanan juga kalau hujan paling becek aja," ujarnya. Menurut dia, banjir tahun lalu disebabkan saluran air yang tidak berjalan lancar. Banyak tumpukan sampah di dalamnya. "Gotnya mampet, jadi air luber keluar. Buktinya sekarang setelah dibersihin terus jadi enggak banjir lagi," katanya.

Saipul (38), salah seorang sopir bajaj yang beroperasi di kawasan tersebut, menyatakan masih ada genangan air setelah kawasan tersebut diguyur hujan belakangan ini. Namun, menurut dia, genangan tersebut mengendap hanya di jalan yang berlubang. "Paling jalan yang berlubang, Mas. Airnya jadi enggak jalan kayak yang di depan Terminal Grogol itu," ucapnya.

*****djoteddy

Komentar Berita

PU Terkini
Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Jumat, 25 Agustus 2017 - 14:43:18 WIB

Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Surabaya, PU-News.com Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berhasil mengembangkan mobil balap Sapu Angin Speed 5. Mobil terbaru dari generasi sebelumnya itu akan diikutkan dalam Student Formula Japan (SFJ) di Jepang pada 5-9 September 2017. Sapu Angin 5 diluncurkan oleh Rektor ITS,

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

Kamis, 03 Agustus 2017 - 10:23:00 WIB

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

PU-News.com Mulai tanggal 3 Agustus 2017 pukul 00.00 WIB, Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 Gempol-Rembang Segmen Gempol-Bangil (Gempol Junction-Bangil) memasuki masa uji coba. Pembukaan ini dilakukan setelah terbitnya Sertifikat Laik Operasi (SLO) nomor: JL.03.04-P/266 tanggal 31 Juli 2017

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Selasa, 11 Juli 2017 - 15:59:48 WIB

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Hari ini, Selasa (11/07/2017) sidang gugatan Kaharudin Latif kepada Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli dan saksi fakta. Saksi ahli adalah Dekan Fakultas Hukum

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Jumat, 07 Juli 2017 - 15:52:36 WIB

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Gambar di atas adalah bukti bahwa Sertipikat Hak Milik (SHM) No. 5160/Cipedak, SHM No. 5161/Cipedak, SHM No. 5162/Cipedak, dan SHM No. 5163/Cipedak mempunyai dasar GIRIK C No. 1131 PERSIL No. 172 BLOK S II. Dalam kasus gugatan Kaharudin

Perlu Dipertanyakan, Pernyataan BPN Yang Mengatakan Ada Tumpang Tindih

Senin, 19 Juni 2017 - 12:18:52 WIB

Perlu Dipertanyakan, Pernyataan BPN Yang Mengatakan Ada Tumpang Tindih

Seri Kasus Tanah Warung Silah : Jakarta, PU-News.com Dua sertifikat diatas membuktikan kepemilikan tanah atas nama Armina Scherazade tidak tumpang tindih dengan kepemilikan tanah atas nama Kaharudin Latif, yang dalam hal ini sebagai penggugat terhadap Kepala Kantor Pertanahan Kota