Terowongan Sepanjang 472 Meter di Tol Cisumdawu
FOTO : ISTIMEWA

Terowongan Sepanjang 472 Meter di Tol Cisumdawu

Oleh : Administrator | PU-NEWS.COM | 21 Desember 2015 12:49:58 WIB

PU-NEWS.COM -- Jakarta, PU-News.com

Pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) baru dilakukan pada seksi II sepanjang 17,05 Km di ruas Rancakalong-Sumedang dari total enam seksi yang direncanakan. Pada seksi II ini akan dibangun tunnel atau terowongan sepanjang 472 meter yang menembus Bukit Cilengsar. Desa Rancakalong, Sumedang, Jawa Barat. Salah satu kendala terbesar ruas tol ini adalah pada detil kontur medan berbukit-bukit. “Makanya ruas ini cukup banyak jembatan panjang dan ada terowongan. Kita akan bangun dua terowongan dengan diameter 12,5 meter menggunakan teknologi NATM (New Austrian Tunneling Method), diperkirakan lama pekerjaan dilaksanakan selama 28 bulan.” Jelas Dirjen Bina Marga Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hediyanto W. Husaini di Sumedang, Jumat (18/12).

Rencananya pembangunan terowongan ini akan menelan biaya sekitar Rp 800 milyar dan akan dimulai pembangunannya pada Maret 2016. Nilai tersebut hanya sekitar 10% dari biaya yang dibutuhkan bila memilih membelah bukit. Disamping itu meminimalisir jutaan meter kubik tanah yang harus dipindahkan. Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu dengan panjang 61,675 Km membutuhkan biaya investasi Rp 14 triliun. Meski dengan perkiraan lalu lintas harian 20.000 kendaraan, namun karena tingginya biaya investasi sehingga pembangunannya memerlukan dukungan pemerintah.

Pembangunannya dibagi menjadi enam seksi, dimana seksi I Cileunyi-Rancakalong (12 Km) dan Seksi II Rancakalong-Sumedang (17,05 Km) dikerjakan oleh pemerintah. Saat ini, Kementerian PUPR tengah mengerjakan Seksi II pada fase I sepanjang 6,35 Km dengan progres konstruksi mencapai 72,8% dengan target selesai 2017. Sementara pekerjaan konstruksi Seksi II pada fase II yang didalamnya termasuk pekerjaan pembangunan terowongan akan dimulai awal tahun depan. Pada fase II lahan yang sudah bebas telah mencapai 80% dengan target penyelesaian pada 2018.

Sementara ketiga seksi lainnya yakni Seksi III Sumedang-Cimalaka (3,7 Km), Seksi IV Cimalaka-Legok (8,2 Km), Seksi V Legok-Ujung Jaya (16,42 Km), dan Seksi VI Ujung Jaya-Dawuan (4,23 Km) akan dilelang kepada investor pada awal Tahun 2016. “Pengoperasian jalan tol nantinya akan dilakukan oleh investor, mulai dari Cileunyi” Kata Hediyanto.

Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu akan memajukan ekonomi di Jawa Barat dengan segitiga pertumbuhan ekonomi yakni Jakarta, Bandung, dan Cirebon. Pembangunan tol ini juga untuk mendukung akses transportasi menuju Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

*****djoteddy

Komentar Berita

PU Terkini
Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Jumat, 25 Agustus 2017 - 14:43:18 WIB

Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Surabaya, PU-News.com Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berhasil mengembangkan mobil balap Sapu Angin Speed 5. Mobil terbaru dari generasi sebelumnya itu akan diikutkan dalam Student Formula Japan (SFJ) di Jepang pada 5-9 September 2017. Sapu Angin 5 diluncurkan oleh Rektor ITS,

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

Kamis, 03 Agustus 2017 - 10:23:00 WIB

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

PU-News.com Mulai tanggal 3 Agustus 2017 pukul 00.00 WIB, Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 Gempol-Rembang Segmen Gempol-Bangil (Gempol Junction-Bangil) memasuki masa uji coba. Pembukaan ini dilakukan setelah terbitnya Sertifikat Laik Operasi (SLO) nomor: JL.03.04-P/266 tanggal 31 Juli 2017

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Selasa, 11 Juli 2017 - 15:59:48 WIB

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Hari ini, Selasa (11/07/2017) sidang gugatan Kaharudin Latif kepada Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli dan saksi fakta. Saksi ahli adalah Dekan Fakultas Hukum

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Jumat, 07 Juli 2017 - 15:52:36 WIB

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Gambar di atas adalah bukti bahwa Sertipikat Hak Milik (SHM) No. 5160/Cipedak, SHM No. 5161/Cipedak, SHM No. 5162/Cipedak, dan SHM No. 5163/Cipedak mempunyai dasar GIRIK C No. 1131 PERSIL No. 172 BLOK S II. Dalam kasus gugatan Kaharudin

Perlu Dipertanyakan, Pernyataan BPN Yang Mengatakan Ada Tumpang Tindih

Senin, 19 Juni 2017 - 12:18:52 WIB

Perlu Dipertanyakan, Pernyataan BPN Yang Mengatakan Ada Tumpang Tindih

Seri Kasus Tanah Warung Silah : Jakarta, PU-News.com Dua sertifikat diatas membuktikan kepemilikan tanah atas nama Armina Scherazade tidak tumpang tindih dengan kepemilikan tanah atas nama Kaharudin Latif, yang dalam hal ini sebagai penggugat terhadap Kepala Kantor Pertanahan Kota