TEKANAN FISIK TERHADAP JALAN PANTURA TETAP BERLANGSUNG
FOTO : ISTIMEWA

TEKANAN FISIK TERHADAP JALAN PANTURA TETAP BERLANGSUNG

Oleh : Administrator | PU-NEWS.COM | 23 Oktober 2015 15:09:16 WIB

PU-NEWS.COM -- Jakarta, PU-News.com

Bagaimana kondisi Jalan Pantura setelah ada jalan tol Cipali? Terkait kemacetan di hari-hari biasa bisa dikatakan telah sirna. Setidak-tidaknya berdasarkan pemantauan kami di dalam bulan Oktober 2015. Dari Cikampek hingga Cirebon betul-betul lancar, meskipun terdapat tiga titik penyempitan bagian ruas tertentu dipasang penghambat oleh warga yang mencari sumbangan. Meski lancar, namun kondisi terkait tekanan fisik prasarana jalan tampaknya masih jadi masalah. Nyata sekali bus-bus yang biasanya banyak melintasi jalan Pantura, kini sangat sedikit adanya. Demikian pula kendaraan-kendaraan pribadi. Hal itu mengindikasikan sebagian besar jenis kendaraan tersebut yang semula memadati jalan Pantura beralih ke jalan tol Cipali.

”Tapi seperti Anda lihat sendiri, truk-truk angkutan berat dan bergandar ganda cenderung tetap memilih Pantura,” kata Ali Rachmadi, PPK Pelaksanaan Jalan Pantura ruas Palimanan-Jatibarang-Cirebon, menggarisbawahi pengamatan kami. Artinya, tekanan fisik terhadap jalan Pantura tetap berlangsung. Kendaraan angkutan berat yang overload merupakan faktor utama penyebab kerusakan jalan. Kenyataan di lapangan hal tersebut belum dapat dikendalikan.

Salah satu jembatan di ruas Pamanukan-Sewo-Palimanan ada yang putus bagian tertentu konstruksinya. Ahli-ahli dari Puslitbang Jalan dan Jembatan pun turun tangan melakukan penyelidikan dan kajian. Hasilnya? “Ya, akibat beban yang terlalu berat,” kata Amin Wiyoto, Pelaksana Administrasi pada ruas tersebut, senada dengan Ali Rachmadi. Kemacetan sehari-hari di jalan Pantura Jawa Barat memang teratasi berkat adanya jalan tol Cipali. Namun tentang kerusakan jalan Pantura tampaknya masih akan menjadi berita, karena muatan truk-truk angkutan barang yang melampauai kapasitas jalan belum juga dapat dikendalikan.

***djoteddy/sbr

Komentar Berita

PU Terkini
Alat Orthopedi Berbasis Magnesium Dikembangkan Mahasiswa ITS

Kamis, 05 Oktober 2017 - 09:16:29 WIB

Alat Orthopedi Berbasis Magnesium Dikembangkan Mahasiswa ITS

Surabaya, PU-News.com Seseorang yang mengalami patah tulang, biasanya memasang alat orthopedi atau alat fiksasi agar bisa tersambung kembali. Namun, bahan-bahan dari alat tersebut tak jarang tidak ramah lingkungan dan relatif mahal. Bermula dari kondisi itu, dua mahasiswa Departemen Kimia

Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Jumat, 25 Agustus 2017 - 14:43:18 WIB

Siap Berlaga di Jepang, Mobil Balap Sapu Angin Buatan ITS

Surabaya, PU-News.com Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berhasil mengembangkan mobil balap Sapu Angin Speed 5. Mobil terbaru dari generasi sebelumnya itu akan diikutkan dalam Student Formula Japan (SFJ) di Jepang pada 5-9 September 2017. Sapu Angin 5 diluncurkan oleh Rektor ITS,

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

Kamis, 03 Agustus 2017 - 10:23:00 WIB

3 Agustus 2017, Tol Gempol-Bangil Diuji Coba

PU-News.com Mulai tanggal 3 Agustus 2017 pukul 00.00 WIB, Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 Gempol-Rembang Segmen Gempol-Bangil (Gempol Junction-Bangil) memasuki masa uji coba. Pembukaan ini dilakukan setelah terbitnya Sertifikat Laik Operasi (SLO) nomor: JL.03.04-P/266 tanggal 31 Juli 2017

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Selasa, 11 Juli 2017 - 15:59:48 WIB

Sidang Kasus Tanah Warungsilah Hadirkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Hari ini, Selasa (11/07/2017) sidang gugatan Kaharudin Latif kepada Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli dan saksi fakta. Saksi ahli adalah Dekan Fakultas Hukum

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Jumat, 07 Juli 2017 - 15:52:36 WIB

Ini Dia Girik Yang Menjadi Bukti Riwayat Asal Surat Tanah Milik Armina Scherazade

Seri Kasus Tanah Warungsilah : Jakarta, PU-News.com Gambar di atas adalah bukti bahwa Sertipikat Hak Milik (SHM) No. 5160/Cipedak, SHM No. 5161/Cipedak, SHM No. 5162/Cipedak, dan SHM No. 5163/Cipedak mempunyai dasar GIRIK C No. 1131 PERSIL No. 172 BLOK S II. Dalam kasus gugatan Kaharudin